Kandungan Ayat Kursi
اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Diturunkannya
Turunnya di malam hari dan saat turun Nabi memanggil Zaid untuk langsung menulisnya.
Muhammad al-Hanafiah mengatakan: Ketika turun ayat kursi berjatuhan berhala di dunia begitu juga berjatuhan mahkota dari kepala raja-raja, berlarian setan sehingga berbenturan antara satu dengan lainnya lalu datanglah Iblis yang memberitahukan kepada mereka bahwa, telah turun ayat kursi.
Kemuliaannya:
- Dari Ubay bin Ka’ab: Ayat yang termulia dalam al-Qur’an adalah Ayat Kursi. (HR.Abu Daud) Dalam riwayat Abu Hurairah, Rasul bersabda:
سَيِّدَةُ آيِ الْقُرْآنِ هِيَ آيَةُ الْكُرْسِيِّ
Penghulu ayat-ayat al-Qur’an adalah ayat Kursi. (HR.Thurmudzi)
- Berkata Ibnu Abbas; Ayat yang termulia dalam al-Qur’an. Di dalam ayat ini disebutkan nama Allah secara terang-terangan dan tersembunyi sebanyak delapan belas kali.
- Ibnu Athiyyah; Ayat ini sangat mulia karena di dalamnya menyebut tentang sifat-sifat Allah (tauhid), ayat ini terdiri dari lima puluh kalimat dan mengandung lima puluh keberkahan.
Anjuran:
ü Membacanya setiap usai mendirikan sholat.
Dari Anas bin Malik, Rasul bersabda: Allah telah memberikan wahyu kepada Nabi Musa “Barangsiapa yang mendawamkan ayat kursi setiap sholatnya, diberikan kepadanya pahala orang yang bersyukur dan pahala para Nabi, ulama dan dibentangkan baginya rahmat serta tidak menghalanginya untuk masuk surga kecuali kematian”.(Tafsir al-Quthubi, dalam riwayat lain disebutkan dari Ubay bin Ka’ab)
ü Membacanya ketika hendak tidur. Riwayat dari Abu Hurairah dalam kisahnya:
إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِيِّ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنْ اللَّهِ حَافِظٌ وَلا يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ
Jika engkau naik ke tempat tidurmu maka bacalah ayat kursi, niscaya kamu selalu dalam penjagaan Allah dan tidak akan mendekatimu setan hingga dating waktu pagi.(HR.Bukhari)
ü Dibaca dalam rumah.
Dari Abu Hurairah, Rasul bersabda: Surat al-Baqarah di dalamnya ada penghulu ayat dan;
لاَ تُقْرَأُ فِي بَيْتٍ وَ فِيْهِ شَيْطَانٌ إلاَّ خَرَجَ مِنْهُ
Tidak dibaca di dalam rumah dan di dalamnya ada setan kecuali dia keluar dari rumah itu.(HR.Hakim)
Abu Hurairah; Barangsiapa yang membaca ayat kursi di pagi hari niscaya Allah akan menjaganya hingga sore dan siapa yang membacanya di sore hari maka Allah akan menjaganya hingga pagi.(HR.Thurmudzi).
Abu Nuaim; Tidak dibacakan ayat Kursi di rumah di malam kecuali akan keluar dari rumah itu setan dan tidak kembali lagi kecuali di pagi harinya





0 komentar:
Posting Komentar